WIKA Aplikasikan Procurement secara Online

Release SEKPER
25 September 2018
Pukul 09.00
SEKPER/IX/2018

WIKA Akan Aplikasikan Procurement secara Online

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) terus berupaya menjaga standar mutu dan pelayanan dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensu dalam bekerja. Salah satunya dengan mencoba mengaplikasikan sistem pengadaan (procurement) secara online yaitu iProc. iProc merupakan aplikasi yang dapat membantu mengatur proses pengadaan, pemilihan vendor yang kredibel, pembuatan kontrak, hingga pengambilan keputusan pemenang pekerjaan. Bekerja sama dengan Dinamika Visual Kreasindo selaku pencipta aplikasi iProc, WIKA melalui Biro Supply Chain Management (SCM) mengadakan Practical Functional Workshop dengan mengusung tema “Implementasi & Sosialisasi E-Procurement”.

Bertempat di WIKA Pratama Learning Center, workshop yang dihadiri oleh berbagai macam unit kerja yang terdapat di WIKA. Mulai dari unit kerja di tingkat korporasi, unit kerja operasi hingga proyek-proyek. “Sosialisasi dan workshop ini akan dilakukan dalam 3 batch sehingga dapat menjangkau sebagian besar unit kerja yang ada di WIKA ini, diharapkan nantinya iProc ini dapat membantu WIKA dalam meningkatkan standar mutu pengadaan dan transparansi” ungkap Agung, selaku Narasumber sekaligus Trainer dalam workshop ini.

Workshop ini sendiri hingga saat ini telah berlangsung sebanyak 2 batch dari rencana awal 3 batch dengan tingkat kehadiran dan antusias yang baik dari para peserta workshop. Dalam kesempatan ini, beberapa peserta juga mengungkapkan beberapa case pengadaan yang dialami selama ini sehingga kedepannya dapat menjadi masukan dalam pengembangan sistem iProc WIKA.

Sekilas tentang iProc
iProc sendiri berasal dari singkatan i (internet) dan Proc (Procurement) sehingga secara singkat dapat diartikan pengadaan berbasis internet. Keunggulan utama dari iProc ini adalah database vendor, dimana iProc ini telah memiliki ribuan vendor yang telah terverifikasi sehingga WIKA tidak akan kesulitan dalam menemukan vendor yang sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, proses pitching, aanwijzing, input quotation, dan negotiation dengan vendor dapat dilakukan secara online tanpa harus bertatap muka sehingga lebih efisien secara waktu dalam pelaksanaan proses procurement tersebut. Saat ini iProc sendiri sudah mulai digunakan, dimana Dept Human Capital mencoba menggunakan iProc ini untuk proses pengadaan seragam dinas WIKA dan hasilnya cukup memudahkan dan lebih efisien dari segi waktu dan biaya walaupun perlu pengembangan di beberapa aspek. Kemudian berikutnya, salah satu proyek DSU 2 akan mencoba menggunakan iProc ini sebagai fasilitator untuk pengadaan Pagar RUMIJA.

Sekretaris Perusahaan
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

“GADING PROJECT” Integrasi SAP – ePROC PT. SEMEN BATURAJA

Integrasi SAP – ePROC PT. SEMEN BATURAJA

BATURAJA, SAP atau Systems Application and Products in Data Processing adalah salah satu produk software ERP dunia yang saat ini sedang banyak di gunakan oleh BUMN dan perusahan di Indonesia karena telah teruji dengan baik. SAP sendiri, sudah banyak  mendukung kelancaran proses bisnis, tidak terkecuali PT Semen Baturaja (Persero) Tbk sebagai salah satu BUMN ikut menggunakan ERP berbasis SAP ini untuk menghadapi persaingan industri.

Pihak PT Semen Baturaja berharap dengan menggunakan SAP dapat memberikan kinerja, efisiensi, kecepetan dalam pengolahan data yang lebih baik kedepan nya.

eProc sendiri adalah aplikasi pengadaan online yang sudah di gunakan dari tahun 2013 yang di implementasikan oleh ADW

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkan aplikasi iProc agar dapat terintegrasi dengan SAP sesuai  dengan business process SAP serta terintegrasi dengan aplikasi SAP di PT Semen Baturaja.

Project ini integrasi ini di mulai dari awal juli sampai akhir September 2018, status project terakhir ini untuk design dari interface yang di kembangkan yaitu :

  • Interface Vendor Data
  • Interface PR
  • Interface PO

Dari ketiga interface diatas semua sudah berhasil di Push Ke aplikasi SAP, saat ini  proses selanjutnya melakukan instalasi server Development untuk  interface ini yang sedang di lakukan oleh pihak SMBR.

Next Action dari integrasi SAP –  iProc ini yaitu Setelah proses instalasi server dev selesai selanjutnya melakukan proses UAT rencana akan di lakukan di awal bulan September 2018.