{"id":10934,"date":"2026-09-09T13:37:47","date_gmt":"2026-09-09T06:37:47","guid":{"rendered":"https:\/\/adw.co.id\/?p=10934"},"modified":"2026-09-09T13:37:47","modified_gmt":"2026-09-09T06:37:47","slug":"kontrak-sudah-ditandatangani-tapi-apa-sudah-benar-benar-executed","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/adw.co.id\/id\/kontrak-sudah-ditandatangani-tapi-apa-sudah-benar-benar-executed\/","title":{"rendered":"Kontrak Sudah Ditandatangani, Tapi Apa Sudah Benar-Benar Executed?"},"content":{"rendered":"<h1 style=\"text-align: center;\"><b>Kontrak Sudah Ditandatangani, Tapi Apa Sudah Benar-Benar <\/b><b><i>Executed<\/i><\/b><b>?<\/b><\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam proses pengelolaan kontrak, penandatanganan sering dianggap sebagai tahap akhir setelah negosiasi dan proses review selesai. Ketika seluruh pihak sudah membubuhkan tanda tangan, kontrak pun dianggap selesai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">contract execution<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, termasuk bagaimana status kontrak setelah ditandatangani dan apakah seluruh kewajiban dalam kontrak sudah atau masih harus dilaksanakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami hal-hal tersebut penting agar status kontrak tidak hanya dilihat dari ada atau tidaknya tanda tangan, tetapi juga dari bagaimana kontrak tersebut mulai berlaku dan dijalankan.<\/span><\/p>\n<h3><b>Apa Itu Kontrak yang Telah Dilaksanakan?<\/b><\/h3>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-10936\" src=\"https:\/\/adw.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Image-1.jpg-1.jpeg\" alt=\"\" width=\"1080\" height=\"793\" srcset=\"https:\/\/adw.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Image-1.jpg-1.jpeg 1080w, https:\/\/adw.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Image-1.jpg-1-300x220.jpeg 300w, https:\/\/adw.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Image-1.jpg-1-1024x752.jpeg 1024w, https:\/\/adw.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Image-1.jpg-1-768x564.jpeg 768w, https:\/\/adw.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Image-1.jpg-1-16x12.jpeg 16w\" sizes=\"(max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">contract management<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, istilah <\/span><b><i>executed contract<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> mengacu pada kontrak yang telah ditandatangani oleh pihak-pihak yang diperlukan. Sementara itu, <\/span><b><i>executory contract<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> merujuk pada kontrak yang masih memiliki kewajiban yang harus dilaksanakan oleh salah satu atau kedua pihak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski berbeda, keduanya dapat terjadi pada kontrak yang sama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, sebuah kontrak layanan selama tiga tahun telah ditandatangani oleh seluruh pihak. Dari sisi penandatanganan, kontrak tersebut sudah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">executed<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Namun, kewajiban untuk memberikan layanan selama tiga tahun masih harus dijalankan. Artinya, kontrak tersebut masih memiliki aspek <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">executory<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> karena pelaksanaan kewajibannya belum selesai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan kata lain, <\/span><b>kontrak yang sudah ditandatangani tidak berarti seluruh kewajibannya sudah selesai dilaksanakan.<\/b><\/p>\n<h3><b>Kontrak yang Telah Ditandatangani vs. Kontrak yang Belum Dilaksanakan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kontrak yang telah ditandatangani dan kontrak yang belum dilaksanakan dapat menggambarkan kondisi yang berbeda dalam satu kontrak. Perbedaannya dapat dilihat dari beberapa aspek berikut.<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Aspek<\/b><\/td>\n<td><b>Kontrak yang Telah Ditandatangani<\/b><\/td>\n<td><b>Kontrak yang Belum Dilaksanakan<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><b>Definisi<\/b><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Kontrak yang telah ditandatangani oleh pihak-pihak yang diperlukan dan telah mengikat.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Kontrak yang masih memiliki kewajiban yang perlu dilaksanakan oleh salah satu atau kedua pihak.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><b>Status<\/b><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Telah selesai dari sisi penandatanganan dan keberlakuannya.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Pelaksanaan kewajibannya masih berlangsung.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><b>Penyelesaian kewajiban<\/b><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Kewajiban dapat sudah maupun belum sepenuhnya dilaksanakan.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Kewajiban masih harus dipenuhi.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><b>Contoh<\/b><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Perjanjian kerja yang telah ditandatangani oleh pemberi kerja dan karyawan.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Perjanjian sewa yang masih memiliki kewajiban pembayaran di masa mendatang.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><b>Posisi kontrak<\/b><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Mengikat karena proses penandatanganan telah selesai.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Tetap mengikat, tetapi pelaksanaan kewajibannya masih berjalan.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menariknya, <\/span><b>satu kontrak dapat berada dalam kedua kondisi tersebut pada saat yang sama<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Misalnya, kontrak layanan selama tiga tahun telah ditandatangani oleh seluruh pihak sehingga sudah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">executed<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Namun, kewajiban untuk memberikan layanan selama tiga tahun masih harus dijalankan sehingga kontrak tersebut juga masih bersifat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">executory<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3><b>Seberapa Pentingkah Pelaksanaan Kontrak yang Tepat?<\/b><\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-10935\" src=\"https:\/\/adw.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Image-2.jpg-1.jpeg\" alt=\"\" width=\"1080\" height=\"793\" srcset=\"https:\/\/adw.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Image-2.jpg-1.jpeg 1080w, https:\/\/adw.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Image-2.jpg-1-300x220.jpeg 300w, https:\/\/adw.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Image-2.jpg-1-1024x752.jpeg 1024w, https:\/\/adw.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Image-2.jpg-1-768x564.jpeg 768w, https:\/\/adw.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Image-2.jpg-1-16x12.jpeg 16w\" sizes=\"(max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Contract execution<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak hanya berkaitan dengan proses penandatanganan. Pelaksanaan yang tepat juga berperan dalam memastikan kontrak dapat menjadi dasar yang jelas bagi pihak-pihak yang terlibat dalam menjalankan hak dan kewajibannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelaksanaan kontrak yang tepat dapat membantu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Memastikan kejelasan kewajiban dan ketentuan kontrak<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, termasuk tanggal, jadwal pembayaran, serta ekspektasi pelaksanaan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Mengurangi risiko<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, seperti perselisihan terkait penandatanganan, kewenangan, atau dokumen kontrak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Mendukung akuntabilitas dan kepatuhan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, karena masing-masing pihak memiliki dasar yang jelas untuk menjalankan kewajibannya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Memperlancar proses setelah kontrak ditandatangani<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, sehingga kontrak dapat segera masuk ke tahap pelaksanaan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Membangun kepercayaan dan hubungan jangka panjang<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, karena kedua pihak memiliki kepastian mengenai kesepakatan yang dijalankan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>Pengelolaan Kontrak yang Tepat Dimulai dari Kompetensi yang Tepat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembahasan mengenai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">contract execution<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menunjukkan bahwa penandatanganan hanyalah salah satu bagian dalam pengelolaan kontrak. Agar kontrak dapat berjalan sesuai dengan kesepakatan, pihak yang terlibat perlu memahami bagaimana ketentuan dan kewajiban dalam kontrak dikelola selama pelaksanaannya serta bagaimana risiko yang muncul dapat diminimalkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemahaman mengenai proses dan prinsip <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Contract Management<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tersebut dapat diperdalam melalui <\/span><b><a href=\"https:\/\/adw.co.id\/id\/adw-ccms\/\">pelatihan dan sertifikasi Certified Contract Management Specialist (CCMs)<\/a> dari adw consulting<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/adw.co.id\/id\/adw-ccms\/\">Program ini<\/a> memberikan pembekalan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Contract Management<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> melalui perpaduan konsep, praktik, dan studi kasus yang relevan dengan situasi kerja, sehingga peserta dapat mengembangkan kemampuan untuk menerapkan prinsip <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Contract Management<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dalam berbagai kondisi selama kontrak berlangsung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk, perdalam kompetensi <\/span><a href=\"https:\/\/adw.co.id\/id\/adw-ccms\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Contract Management<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> melalui <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Certified Contract Management Specialist<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> (CCMs) dari adw consulting.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kunjungi <\/span><a href=\"https:\/\/adw.co.id\/id\/adw-ccms\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/adw.co.id\/adw-ccms\/<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk informasi lebih lanjut mengenai program, jadwal pelatihan, dan pendaftaran, atau hubungi kami melalui:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">WhatsApp: +62 821-1787-8822 (Hasya)<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Email: <\/span><a href=\"mailto:marketing@adw.co.id\"><span style=\"font-weight: 400;\">marketing@adw.co.id<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber referensi: Sirion \u2013 What Is Contract Execution? A Step-by-Step Guide for Businesses<\/span><\/i><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kontrak Sudah Ditandatangani, Tapi Apa Sudah Benar-Benar Executed? Dalam proses pengelolaan kontrak, penandatanganan sering dianggap sebagai tahap akhir setelah negosiasi dan proses review selesai. Ketika seluruh pihak sudah membubuhkan tanda tangan, kontrak pun dianggap selesai. Padahal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses contract execution, termasuk bagaimana status kontrak setelah ditandatangani dan apakah seluruh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":10937,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[24,162,45,3],"tags":[36,103,104,131,164,247,305,306,246,282],"class_list":["post-10934","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-adw-inspired-to-insights","category-ccms","category-certified-procurement-specialist-cpsp","tag-adw-consulting","tag-ccms","tag-certified-contract-management-specialist","tag-consulting","tag-contract-management","tag-contract-procurement","tag-executed-contract","tag-executory-contract","tag-kontrak-pengadaan","tag-pengelolaan-kontrak"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/adw.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10934","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/adw.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/adw.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/adw.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/adw.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10934"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/adw.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10934\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10939,"href":"https:\/\/adw.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10934\/revisions\/10939"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/adw.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10937"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/adw.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10934"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/adw.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10934"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/adw.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10934"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}