{"id":11003,"date":"2026-10-16T14:10:04","date_gmt":"2026-10-16T07:10:04","guid":{"rendered":"https:\/\/adw.co.id\/?p=11003"},"modified":"2026-10-16T14:10:04","modified_gmt":"2026-10-16T07:10:04","slug":"biaya-pengadaan-terus-membengkak-saatnya-selaraskan-strategi-pengadaan-dengan-rantai-pasok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/adw.co.id\/id\/biaya-pengadaan-terus-membengkak-saatnya-selaraskan-strategi-pengadaan-dengan-rantai-pasok\/","title":{"rendered":"Biaya Pengadaan Terus Membengkak? Saatnya Selaraskan Strategi Pengadaan dengan Rantai Pasok\u00a0"},"content":{"rendered":"

Biaya Pengadaan Terus Membengkak? Saatnya Selaraskan Strategi Pengadaan dengan Rantai Pasok\u00a0<\/b><\/h1>\n

Keputusan pengadaan tidak berhenti ketika pemasok terpilih dan kontrak ditandatangani. Perusahaan tetap perlu memastikan barang tiba tepat waktu, kualitas terpenuhi, persediaan tersedia, dan operasional berjalan tanpa gangguan.<\/span><\/p>\n

Pemasok dengan harga terendah belum tentu menjadi pilihan paling efisien apabila waktu pengiriman panjang, kapasitas terbatas, atau perusahaan harus menanggung biaya tambahan untuk menjaga ketersediaan barang.<\/span><\/p>\n

Karena itu, perusahaan perlu mengintegrasikan <\/span>Strategic Sourcing<\/span><\/i> dengan <\/span>Supply Chain Management<\/span><\/i> (SCM). Kolaborasi ini membantu perusahaan mempertimbangkan biaya, kinerja pemasok, dan risiko operasional secara menyeluruh, bukan hanya harga pembelian.<\/span><\/p>\n

1. Menilai Pemasok Berdasarkan Total Cost of Ownership<\/b><\/h2>\n

\"\"<\/p>\n

Harga penawaran sering menjadi dasar perbandingan pemasok. Namun, keputusan yang hanya berfokus pada harga satuan dapat mengabaikan biaya lain yang muncul selama proses pemenuhan kebutuhan perusahaan.<\/span><\/p>\n

Pendekatan <\/span>Total Cost of Ownership<\/span><\/i> (TCO) membantu perusahaan menilai keseluruhan biaya yang berkaitan dengan keputusan pengadaan, meliputi:<\/span><\/p>\n